Proses produksi mobil kini semakin efisien, seiring dengan perkembangan teknologi yang terus berinovasi. Di pabrik Cikarang, Jawa Barat, waktu pembuatan sebuah mobil hanya memerlukan waktu 2,1 menit untuk satu unit, sebuah pencapaian yang mengesankan dalam industri otomotif.
Di pabrik ini, berbagai tahapan manufaktur berlangsung secara otomatis, mulai dari pencetakan lempengan besi hingga perakitan akhir. Ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga meningkatkan presisi dalam setiap langkah produksi.
“Proses pembuatan mobil secara keseluruhan memakan waktu sekitar 8 jam, tetapi kami dapat menyelesaikan satu unit dalam waktu 2,1 menit,” jelas seorang operator di pabrik tersebut. Hal ini menjadi bukti nyata bagaimana teknologi modern mengubah cara industri otomotif bekerja.
Pabrik Mobil di Cikarang dengan Teknologi Terkini
Pabrik di Cikarang telah mengadopsi teknologi canggih yang memungkinkan produksi mobil dalam jumlah besar dengan kualitas tinggi. Fasilitas ini telah beroperasi sejak tahun 2015 dan memiliki kapasitas produksi mencapai 107 ribu mobil per tahun.
Dengan menggunakan teknologi robotik, pabrik ini mampu meningkatkan efisiensi dan mengurangi kemungkinan kesalahan manusia. Selain itu, pabrik ini tidak hanya memenuhi permintaan domestik, tetapi juga siap mengekspor produk ke berbagai negara.
Beragam model mobil yang diproduksi di pabrik ini, antara lain Ertiga, XL7, dan Fronx, menjadi tulang punggung brand yang ada. Tiap model dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pasar yang berbeda-beda, menjadikan pabrik ini sebagai salah satu yang terpenting dalam strategi perusahaan.
Investasi Besar dalam Pengembangan Infrastruktur
Sejak berdiri, pabrik ini telah menarik perhatian dengan investasi lebih dari Rp22 triliun. Investasi ini memungkinkan fasilitas untuk melaksanakan seluruh rantai produksi, dari mulai pencetakan hingga inspeksi akhir.
Selain itu, pabrik juga memiliki unit yang khusus memproduksi komponen penting, seperti mesin dan transmisi. Ini tidak hanya menambah nilai produk, tetapi juga memberdayakan industri lokal melalui kerja sama dengan pemasok setempat.
Pabrikan ini bekerja sama dengan sekitar 800 mitra pemasok, yang mana 55 persen di antaranya adalah perusahaan lokal. Khusus untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kontribusi mencapai 32 persen dari total mitra, membantu memperkuat perekonomian lokal.
Peran Penting di Pasar Mobil Penumpang
Pabrik di Cikarang berfokus pada produksi mobil penumpang, sedangkan mobil niaga diproduksi di fasilitas lain. Hal ini mengindikasikan strategi terencana untuk memisahkan lini produksi berdasarkan kategori kendaraan, sehingga setiap pabrik dapat fokus dan efisien.
Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen di masing-masing segmen pasar. Ini juga menciptakan banyak peluang kerja, baik secara langsung di pabrik maupun di sektor-sektor pendukung.
Dengan kapasitas produksi yang mengesankan dan dukungan investasi yang kuat, pabrik ini memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pasar otomotif di tanah air dan bahkan luar negeri.













