Dalam serial “Sugar Baby,” Shakira berperan sebagai Tiara, karakter yang sudah berpengalaman dalam dunia sugar baby. Tiara bukan hanya sekadar sosok yang mengandalkan penampilan, tetapi juga seorang mentor bagi Susan, yang diperankan oleh Davina Karamoy, dan menjadi simbol dari socialite muda yang beradaptasi di tengah glamor yang transaksional.
Karakter Tiara mencerminkan kompleksitas yang sering kali ditemui di lingkungan elit. Dalam pengabdiannya sebagai mentor, Tiara menunjukkan bagaimana mempertahankan diri dan berinteraksi dengan sugar daddy, sehingga membuatnya tak hanya berfungsi sebagai pendukung, tetapi sebagai pusat dari narasi yang berkembang di sekitar karakter lainnya.
Shakira mengungkapkan bahwa peran Tiara sangat menantang, baik secara emosional maupun fisik. Ia harus mempelajari berbagai gestur yang menggoda, cara bersikap yang tepat, dan tutupnya bagaimana Tiara harus tetap terlihat dominan dalam interaksinya dengan sugar daddy.
“Tantangan terbesar buat aku adalah adegan brutal yang harus aku mainkan,” ungkap Shakira. Ini menjadi pengalaman baru baginya, terutama ia harus berani mendalami kedekatan dalam adegan dengan karakter sugar daddy tersebut.
Menelusuri Karakter Tiara dan Latar Belakangnya yang Menarik
Karakter Tiara tidak hanya mencerminkan glamor yang sering disalahpahami, tetapi juga memiliki masalah mendalam terkait hubungan dengan ayahnya. Masalah ini menjadi pendorong utama mengapa Tiara memilih untuk menjadi sugar baby, serta mengapa ia terjebak dalam siklus emosional yang rumit.
Dengan latar belakang tersebut, Tiara menjadi lebih dari sekadar karakter yang dangkal. Dia mewakili kisah perlawanan dan keinginan untuk diakui oleh orang tua, yang menjadi inti dari motivasi hidupnya.
Shakira menyebutkan bahwa menggambarkan karakter ini adalah sebuah perjalanan. Dia harus mempelajari psikologi di balik perilaku Tiara, termasuk bagaimana interaksi sosial di kalangan socialite dapat sangat menekan dan transaksional.
Melalui karakter ini, Shakira berusaha untuk membuka diskusi tentang realitas dan tantangan yang dihadapi oleh banyak perempuan muda dalam mencari jati diri dan pengakuan di dunia yang sering kali menuntut penampilan lebih dari segalanya.
Proses Pembelajaran dan Persiapan untuk Peran yang Menantang
Shakira menekankan proses persiapan yang sangat intensif untuk menghadapi tantangan peran ini. Ia tidak hanya belajar tentang gestur dan sikap, tetapi juga disiplin mental yang diperlukan untuk membawakan karakter Tiara secara autentik.
Melalui latihan intensif, Shakira berusaha memahami kedalaman karakter yang dia mainkan. Tiara adalah sosok yang harus berurusan dengan berbagai emosi dan situasi yang bisa dibilang sulit, sehingga memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap psikologi karakternya.
“Aku berusaha untuk tidak hanya menampilkan sisi glamornya, tetapi juga sisi gelap yang sering kali terabaikan,” katanya. Hal ini menciptakan nuansa dramatis yang melengkapi alur cerita dan menambah bobot emosional bagi penonton.
Di samping itu, Shakira juga menggali pengalaman pribadi dari perempuan lain yang pernah terlibat dalam dunia yang sama untuk mendapatkan perspektif yang lebih kaya dan realistis. Pengalaman tersebut membantu memperkaya interpretasinya terhadap karakter dan memberikan kedalaman pada peran Tiara.
Pentingnya Representasi dalam Media tentang Kehidupan Socialite Muda
Representasi karakter seperti Tiara dalam media merupakan langkah penting untuk menggambarkan fenomena sosial yang nyata. Dalam banyak kasus, perempuan yang menjalani kehidupan sebagai sugar baby sering kali dinilai secara sepihak, tanpa memahami latar belakang dan alasan di balik keputusan mereka.
Shakira mengharapkan bahwa melalui perannya, penonton bisa melihat sisi lain dari cerita yang sering diabaikan. Ini adalah kesempatan untuk membahas tema-tema yang berkaitan dengan empowerment, pilihan hidup, dan konsekuensi yang dihadapi oleh individu dalam masyarakat.
Dengan menampilkan karakter yang lebih rumit dan berlapis seperti Tiara, serial ini membuka pintu untuk diskusi yang lebih luas. Menawarkan perspektif yang mengajak penonton untuk memahami nuansa di balik kehidupan glamor yang sering kali dipandang sebelah mata.
Mendalami kehidupan Tiara, diharapkan dapat menciptakan empati dan kesadaran terhadap pengalaman perempuan muda di dunia yang kompetitif dan terkadang kejam ini. Hal ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi penonton untuk lebih bijaksana dalam menilai.













