Dewan Pimpinan Cabang PDIP Solo telah mengeluarkan instruksi bagi seluruh kadernya untuk bersikap tenang menyikapi keputusan FX Hadi Rudyatmo yang mengundurkan diri sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah. Langkah tersebut diambil setelah adanya kabar mengenai penundaan agenda Konferensi Daerah PDIP Jateng yang seharusnya dilaksanakan pada 16 Desember 2025.
FX Rudyatmo dikenal sebagai sosok yang cukup berpengaruh di partai, dan banyak kader yang berharap agar ia ditetapkan sebagai ketua definitif pada konferda tersebut. Sayangnya, keputusan DPP PDIP untuk menunda pelaksanaan konferda membuat situasi semakin tak menentu.
Dalam pernyataannya, Teguh Prakosa, Plt Ketua DPC PDIP Solo, menyatakan harapan seluruh kader untuk mendukung FX Rudy. Teguh menekankan pentingnya agar para kader tetap bersolidaritas dan tidak reaktif atas perubahan yang terjadi.
Menghadapi Ketidakpastian di Dalam Partai
Pada situasi seperti ini, ketidakpastian sering kali muncul di kalangan kader. Teguh Prakosa mengingatkan agar semua orang tetap menjaga sikap positif dan tidak berbicara negatif di media sosial. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekompakan di dalam organisasi.
Menurutnya, loyalitas kader sangat dibutuhkan dalam situasi yang krusial ini. Jika tidak, dapat menimbulkan perpecahan dan reaksi berlebihan yang justru merugikan partai. Teguh berharap agar semua kader menunggu hasil resmi dari DPP sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
FX Rudy sendiri mengaku telah menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Megawati Soekarnoputri. Dalam surat tersebut, Rudy menyatakan tidak lagi mampu menjalankan tugasnya dan ingin fokus pada hal-hal lain demi kebersamaan organisasi.
Respons Para Kader Terhadap Pengunduran Diri FX Rudy
Dari pengamatan Teguh, banyak kader yang merasa kecewa dengan keputusan FX Rudy. Namun, sebagaimana diinstruksikan, para kader diharapkan tetap dalam satu suara dan tidak terbawa arus emosi. Teguh menekankan bahwa reaksi yang bijaksana dan berstrategi adalah hal yang paling penting saat ini.
Pengunduran diri FX Rudy juga menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Banyak yang mempertanyakan masa depan PDIP di Jawa Tengah jika pemimpin yang selama ini diandalkan tidak lagi memimpin. Kendati demikian, Ketua DPC Solo percaya bahwa masih ada jalan untuk menguatkan tubuh organisasi.
Perwakilan dari berbagai kalangan di dalam partai pun memberikan tanggapan beragam. Beberapa mengungkapkan dukungan dan berharap keputusan ini membawa PDIP ke arah yang lebih baik, sementara yang lainnya masih menunjukkan rasa khawatir akan dampak jangka panjang dari pengunduran ini.
Langkah Strategis Menyongsong Masa Depan Partai
Meskipun saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi, Teguh Prakosa berharap agar segala sesuatunya dapat dikelola dengan baik. Dia pun menginstruksikan agar kader tidak terpengaruh berita-berita negatif yang beredar. Dukungan dan solidaritas dianggap sebagai kunci utama dalam menyikapi setiap situasi dalam organisasi.
Teguh juga menambahkan bahwa dinamika di dalam partai sangatlah biasa, dan yang paling penting adalah bagaimana setiap anggota menanggapi hal tersebut. Keberanian untuk mengambil sikap serta menjaga komunikasi terbuka di antara semua kader adalah hal yang perlu diperhatikan.
Apapun keputusan terakhir yang diambil oleh DPP, Teguh yakin bahwa PDIP akan mampu bertahan dan tetap relevan di tengah perubahan yang ada. Satu-satunya cara untuk melaju adalah dengan bersatu dan saling mendukung satu sama lain selama masa-masa sulit ini.











