Jordi Cruyff, anak dari legenda sepak bola Johan Cruyff, kini resmi menjabat sebagai Direktur Teknik Ajax Amsterdam. Penunjukan ini mengakhiri berbagai spekulasi yang mengelilingi masa depannya di klub raksasa Belanda tersebut.
Kesepakatan awal antara Jordi dan Ajax sebenarnya sudah dibicarakan sejak akhir Desember 2025, dan formalitas ditandatangani pada Januari 2026. Dengan langkah ini, klub berharap untuk meraih kembali kejayaan yang sangat dibutuhkan setelah melewati musim yang penuh gejolak.
Dalam posisi barunya itu, Jordi diharapkan akan membawa kebangkitan bagi Ajax dan menerapkan visi baru yang dapat membawa tim kembali ke jalur kemenangan baik di liga domestik maupun Eropa. Tanggung jawab besar ini datang di tengah tantangan berat yang dihadapi klub saat ini.
Kembalinya Nama Besar Cruyff ke Ajax Amsterdam
Pemilihan Jordi Cruyff sebagai Direktur Teknik menandai kembalinya salah satu nama besar ke dalam lingkaran klub. Ajax adalah tempat di mana banyak nilai-nilai sepak bola didirikan, dan keluarga Cruyff memiliki peran historis yang signifikan di klub ini.
Pengalaman yang dimiliki Jordi selama bertahun-tahun sebagai pemain dan pelatih di berbagai negara diharapkan dapat memberikan perspektif baru. Dengan latar belakangnya, ia diharapkan mampu mendatangkan strategi fresh yang dapat membantu tim meraih kesuksesan.
Jordi merasa terhormat bisa kembali ke Ajax dan siap menghadapi tantangan yang ada. Dia menyadari harapan tinggi yang diletakkan di pundaknya dan bertekad untuk bisa memenuhi ekspektasi tersebut dengan sebaik mungkin.
Tantangan yang Harus Dihadapi Jordi Cruyff di Ajax
Saat ini, Ajax tengah menghadapi situasi sulit di liga domestik. Penampilan yang kurang menggembirakan membuat mereka tertinggal cukup jauh di klasemen, dan hal ini menjadi perhatian utama bagi Jordi sebagai Direktur Teknik.
Ajax juga harus berjuang untuk bangkit setelah tersingkir dari Liga Champions UEFA. Langkah strategis sangat dibutuhkan untuk memperbaiki performa dan menumbuhkan kembali kepercayaan diri di kalangan pemain.
Dengan kontrak selama 2,5 tahun, Jordi akan memiliki waktu cukup untuk merancang dan menerapkan program yang membangkitkan semangat tim. Ia juga perlu fokus dalam membangun kerjasama yang solid baik di dalam maupun di luar lapangan.
Langkah Awal yang Diperlukan untuk Memperbaiki Klub
Salah satu langkah awal yang harus diambil Jordi adalah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap skuad. Penting baginya untuk mengetahui karakteristik setiap pemain dan bagaimana mereka dapat berkontribusi maksimal untuk tim.
Pemetaan posisi yang tepat dan strategi permainan yang matang akan menjadi kunci sukses awal dalam masa kepemimpinannya. Selain itu, Jordi juga harus menghadapi tantangan dalam merekrut pemain baru yang sesuai dengan visi dan misi klub.
Jordi menyadari bahwa membangun kembali kepercayaan di kalangan penggemar Ajax juga merupakan tugas penting. Komunikasi yang baik dan transparan akan membantu menciptakan hubungan yang harmonis antara manajemen klub, pelatih, dan para pendukung.













