Menteri Pertanian memberikan kuliah umum yang menginspirasi kepada ribuan mahasiswa di Universitas Bengkulu pada Rabu, 17 September. Dalam acara tersebut, ia menyampaikan pentingnya bermimpi besar sebagai langkah awal menuju kesuksesan di dunia pertanian.
Kuliah umum ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa, tetapi juga mendapatkan antusiasme yang tinggi dari civitas akademika. Pesan yang disampaikan oleh Menteri tersebut berfokus pada upaya mendorong generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian.
“Jika Anda ingin sukses, mulailah dengan bermimpi besar. Mimpi besar akan membawa Anda pada pencapaian yang mengesankan,” lanjutnya dengan optimisme. Pesannya ini jelas menjadi daya tarik tersendiri bagi para mahasiswa yang hadir.
Pentingnya Bermimpi dan Bertindak Nyata di Sektor Pertanian
Menteri juga menekankan bahwa keberhasilan dalam hidup bukan hanya tentang memiliki mimpi besar, tetapi juga harus diikuti dengan tindakan nyata. Ia memberikan contoh pengalaman pribadinya sebagai salah satu motivasi bagi mahasiswa.
Perjalanan hidupnya yang dimulai dari latar belakang sederhana menunjukkan bahwa ketekunan dan keberanian untuk bertindak akan membuahkan hasil. Ia berbagi momen-momen sulit saat dirinya berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan mencapai tujuannya.
“Setiap langkah yang kita ambil harus disertai komitmen dan dedikasi,” ungkapnya. Dengan perkembangan teknologi dan informasi, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan sumber daya yang ada demi kemajuan pertanian di Indonesia.
Kisah Inspiratif dalam Mencapai Karier di Kementerian Pertanian
Menteri Pertanian juga menceritakan kisah perjalanan kariernya yang patut diteladani. Dari seorang penyuluh pertanian lapangan, ia mampu meraih impiannya untuk memimpin Kementerian Pertanian.
Kisah ini menggambarkan bahwa setiap orang memiliki peluang untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi, asalkan mau berusaha dan tidak takut menghadapi berbagai rintangan. “Kisah saya adalah bukti bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih mimpi,” tambahnya dengan semangat.
Dari pengalaman tersebut, ia berharap mahasiswa dapat mengambil pelajaran berharga tentang interaksi antara pendidikan, pengalaman, dan peluang yang ada. Ia juga mendorong mereka untuk aktif dalam organisasi dan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan diri.
Menjawab Aspirasi Mahasiswa tentang Permasalahan Pupuk
Sebagai respon terhadap pertanyaan mahasiswa mengenai masalah pupuk, Menteri mengungkapkan komitmennya untuk menangani isu-isu yang merugikan petani. Ia mengakui bahwa masalah ini adalah tantangan yang perlu ditindaklanjuti dengan tegas.
“Kami akan menindak setiap praktik kecurangan yang merugikan petani,” ujarnya. Penegasan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan yang ada.
Mahasiswa menyambut baik komitmen tersebut dan berharap bahwa peningkatan pengawasan akan terus dilakukan demi kesejahteraan petani. Mereka menyadari bahwa peran aktif dan partisipasi dari semua pihak sangat diperlukan dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
Optimisme Generasi Muda dalam Membangun Indonesia Emas
Di akhir kuliah umum, ia mengajak mahasiswa untuk bersama-sama membangun bangsa melalui partisipasi aktif mereka. Ia percaya bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif di sektor pertanian dan bidang lainnya.
“Visi Indonesia Emas hanya bisa terwujud jika kita semua saling bahu-membahu untuk meraihnya,” jelasnya. Penting bagi generasi muda untuk memiliki idealisme dan komitmen yang kuat terhadap pembangunan bangsa.
Salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian, Zelfi, menyatakan kegembiraannya setelah mengikuti kuliah umum tersebut. “Kehadiran Bapak Menteri sangat berarti bagi kami, terutama dalam memahami tantangan di dunia pertanian,” ujarnya.











