Tim SAR gabungan telah melakukan upaya maksimal dalam pencarian korban longsor yang terjadi di Desa Cibeunying, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pada Sabtu (15/11), total delapan korban berhasil ditemukan dan diidentifikasi, sementara pencarian masih berlanjut untuk menemukan sepuluh korban lainnya yang hilang.
Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, menyampaikan bahwa temuan korban terjadi secara bertahap. Pencarian berfokus di beberapa titik yang telah ditentukan, dengan harapan dapat mempercepat proses evakuasi korban.
Hari ketiga operasi pencarian membuahkan hasil yang signifikan. Setelah penemuan pertama yang mencatatkan nama Muhammad Dadi (9), harapan untuk menemukan korban lainnya terus meningkat, meskipun tantangan cuaca sering kali menyulitkan proses pencarian.
Proses Pencarian Korban yang Berlangsung Ketat dan Terencana
Pencarian dilaksanakan dengan sangat terencana, di mana tim SAR melakukan pembagian tugas di beberapa sektor. Ini dirancang agar setiap area pencarian mendapat perhatian penuh dan detail demi memastikan tidak ada korban yang terlewat.
Pada pukul 10.06 WIB, Muhammad Dadi ditemukan menjadi korban pertama, diikuti oleh Nur Isnaini (30). Proses pencarian yang sistematis ini memungkinkan tim SAR untuk terus menemukan korban satu per satu sepanjang hari tersebut.
Kondisi geografis dan cuaca pun menjadi faktor penting. Tim harus bekerja lebih ekstra untuk mengatasi rintangan yang ada dan memaksimalkan setiap waktu yang tersedia sebelum cuaca menjadi ekstrim.
Penemuan Korban dan Tantangan yang Dihadapi Tim SAR
Tim SAR menemukan Febriansyah (5) pada pukul 13.39 WIB. Penemuan ini diikuti oleh Rizky Pratama (9) dan Dani Setiawan (29) yang ditemukan dalam selang waktu yang sangat dekat. Sebuah pencapaian besar bagi tim di tengah tantangan yang ada.
Pada titik lain, Worksite A-3 pun berhasil dinyatakan selesai, setelah semuanya berhasil dievakuasi. Hal ini menjadi indikator penting bahwa pencarian dapat segera berlanjut ke area lain yang masih menyisakan korban.
Namun, di Worksite A-1, dua korban masih belum ditemukan, menjaga harapan seluruh tim dan masyarakat agar pencarian segera menemukan hasil yang dicari. Para relawan dan anggota SAR terus memberikan dukungan moral kepada tim yang bertugas di lapangan.
Perencanaan Melanjutkan Pencarian di Hari-Hari Selanjutnya
Abdullah menegaskan bahwa pencarian dilanjutkan pada minggu berikutnya, di mana tim akan fokus pada sektor-sektor yang masih memiliki korban hilang. Dengan mengarahkan tenaga ke Worksite A-1 dan terutama A-2, diharapkan semua korban bisa segera ditemukan.
Strategi ini secara jelas menunjukkan keteguhan dan komitmen tim SAR untuk menyelesaikan tugas mulia mereka sebaik mungkin, dengan mengedepankan keselamatan dalam operasi pencarian.
Meski cuaca kadang berujung pada penghentian sementara, semangat para pencari tidak surut. Dengan doa dan dukungan masyarakat, serta kolaborasi dari berbagai pihak, mereka terus berusaha keras untuk mencapai kesuksesan dalam pencarian.
Tim yang sebelumnya bertugas di Worksite A-3 pun dipindahkan untuk lebih memperkuat pencarian di titik-titik yang masih menyisakan korban. Dalam laporan terakhir, tercatat masih ada tujuh korban yang belum ditemukan.
Dedikasi dan kerja keras tim SAR menjadi inspirasi bagi masyarakat, di mana upaya mereka dalam penanganan bencana menunjukkan betapa pentingnya kerjasama dan saling membantu dalam situasi kritis. Harapan agar semua korban dapat ditemukan dan keluarga mereka mendapat penutupan yang layak sangatlah kuat di tengah bencana ini.











