Ketua Umum Relawan Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Prabowo, David Febrian Sandi, baru-baru ini menekankan pentingnya menyatukan visi dalam menghadapi pemilihan presiden tahun 2024. Seluruh pihak diharapkan tidak saling mengadu domba antara Presiden ke-7, Joko Widodo, dan para relawan pendukungnya, termasuk Projo.
Menurut David, dukungan Projo terhadap Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka adalah langkah yang sah serta mencerminkan komitmen mereka untuk meneruskan cita-cita besar Jokowi bagi rakyat. Ia berharap semua pihak dapat fokus pada tujuan yang lebih besar daripada perbedaan yang ada.
David mengungkapkan bahwa relawan harus tetap solid dan menjalin hubungan yang konstruktif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menghentikan segala isu yang berpotensi memecah belah, terutama di tengah dinamika politik saat ini.
Pesan Moral dalam Dukungan Projo kepada Prabowo
Dalam keterangannya, David mengingatkan agar tidak ada yang berusaha memecah belah hubungan antara relawan dan para pemimpin. Mereka memiliki komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah dicanangkan sebelumnya, demi kesejahteraan rakyat.
David berpendapat bahwa dukungan ini bukan berarti melupakan nilai-nilai yang telah ditanamkan Jokowi. Justru, dukungan tersebut menunjukkan kematangan organisasi dalam menyesuaikan diri dengan situasi politik terkini.
Ia menegaskan bahwa perubahan logo Projo bukanlah tanda mereka melupakan sejarah, melainkan cara untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan tetap menggunakan nama Projo, nilai-nilai yang diemban tetap terjaga dan dipertahankan.
Memposisikan Diri di Tengah Dinamika Politik
David menekankan bahwa isu-isu yang mencoba memecah belah antara Projo dan Jokowi perlu dihentikan segera. Ia percaya bahwa setelah pemilihan presiden, semua elemen masyarakat sebaiknya fokus untuk membangun dan menghargai demokrasi.
Selaras dengan pandangannya, Ketua Umum relawan Projo, Budi Arie Setiadi, juga membantah rumor terkait hubungan mereka dengan Jokowi yang dianggap sudah putus. Budi Arie mengajak para media untuk tidak terlalu berlebihan dalam menyampaikan informasi yang dapat menimbulkan kesan negatif.
Dia menegaskan bahwa hubungan antara Projo dan Jokowi tetap terjalin dengan baik, meskipun ada perubahan internal dalam organisasi. Budi Arie menyatakan bahwa komunikasi dengan Jokowi tentang wacana perubahan lambang Projo terus berlangsung.
Pentingnya Kesadaran Politik di Kalangan Relawan
Komunikasi yang baik antara Budi Arie dan Jokowi mencerminkan kedekatan yang masih terjalin. Budi Arie percaya bahwa perubahan lambang adalah bagian dari transformasi untuk menjawab tantangan zaman.
Harus diakui, di tengah perubahan ini, penting bagi relawan untuk tetap sadar akan nilai-nilai lama yang harus dipertahankan. Kesadaran politik di kalangan relawan dapat membantu membawa dampak positif saat berhadapan dengan masyarakat.
Kedepannya, Projo harus mampu menghadapi tantangan baru dan tetap berpegang pada prinsip yang ada. Mereka perlu mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam memahami isu-isu politik, bukan hanya tentang dukungan kepada kandidat tertentu.











