Merek kendaraan niaga berbasis listrik, Farizon Auto, secara resmi memasuki pasar otomotif Indonesia dengan peluncuran produknya yang pertama, Farizon SV. Mobil komersial ini telah tersedia untuk dipesan dengan harga mulai dari Rp698 juta, menciptakan antusiasme di kalangan para pelaku industri transportasi lokal.
Peluncuran ini juga menandai kerjasama strategis antara ARISTA Group dan Zhejiang Farizon New Energy Commercial Vehicle Group, yang merupakan bagian dari Geely Holding Group. Komitmen ini bertujuan untuk menghadirkan inovasi kendaraan niaga listrik yang relevan untuk memenuhi kebutuhan transportasi di Indonesia.
Berdasarkan pernyataan Christoforus Ronny Ng, Direktur PT. Arista Auto Elektrindo, Farizon hadir bukan sekadar konsep, tetapi merupakan solusi nyata bagi pelaku usaha di tanah air. Keberadaan merek ini menandakan langkah konkret dalam mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan ke dalam industri otomotif Indonesia.
Farizon dikenal sebagai pemimpin global dan nasional di segmen kendaraan niaga listrik, dengan penjualan kumulatif mencapai lebih dari 160 ribu unit pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan kepercayaan dan penerimaan pasar terhadap produk yang ditawarkannya.
Pengenalan Farizon SV dan Fitur Utama yang Ditawarkan
Farizon SV dirancang dengan dimensi sebanding dengan Toyota Hiace dan Hyundai Straria, namun gaya desainnya mengambil inspirasi dari Mercedes-Benz Sprinter. Mobil ini diperuntukkan bagi pelaku bisnis yang mengutamakan efisiensi serta kenyamanan dalam operasional sehari-hari.
Dalam pengembangannya, Farizon SV telah disesuaikan untuk berbagai kebutuhan transportasi, mulai dari layanan shuttle bus hingga kendaraan operasional dengan kapasitas penumpang besar. Dengan konfigurasi 16 kursi, kendaraan ini menawarkan ruang kabin yang luas dan nyaman.
Salah satu keunggulan dari Farizon SV adalah luasnya bagasi di bagian belakang, yang memungkinkan penumpang untuk membawa barang dengan lebih mudah. Desain tanpa pilar B memungkinkan akses yang lebih sempurna dan efisien, khususnya pada pintu samping.
Dalam hal konstruksi, Farizon SV menggunakan arsitektur GXA-M yang merupakan bagian dari Geely Global Modular Architecture. Hal ini menjadikannya salah satu kendaraan yang mematuhi standar keselamatan yang berlaku di Eropa.
Kendaraan ini juga dilengkapi dengan sekitar 30 fitur keselamatan, termasuk teknologi canggih dalam sistem bantuan berkendara dan pengereman. Fitur ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi pengemudi dan penumpang selama dalam perjalanan.
Performa Luar Biasa dengan Daya Jangkau yang Mengesankan
Farizon SV memiliki motor listrik yang mengeluarkan daya maksimum 170 kW dengan torsi puncak mencapai 336 Nm. Kombinasi ini berkontribusi pada performa yang optimal, menjadikannya ideal untuk kebutuhan transportasi komersial.
Salah satu hal menarik tentang Farizon SV adalah daya jelajahnya yang dapat mencapai 400 km hanya dengan satu kali pengisian. Ini memberikan keunggulan signifikan bagi para pelaku usaha yang memerlukan kendaraan dapat diandalkan untuk penggunaan jarak jauh.
Seiring dengan meningkatnya permintaan akan kendaraan ramah lingkungan, Farizon SV menawarkan solusi yang tidak hanya efisien tetapi juga mampu memenuhi harapan pengguna modern. Kendaraan ini menggabungkan teknologi yang inovatif dengan desain fungsional yang menguntungkan.
Dari segi pemeliharaan, operasional kendaraan listrik menawarkan biaya yang lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil. Ini membuat Farizon SV menjadi pilihan yang menarik bagi bisnis yang ingin mengurangi biaya operasional.
Penggunaan kendaraan listrik seperti Farizon SV diharapkan mampu mengurangi emisi karbon, yang selaras dengan upaya pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Komitmen Terhadap Inovasi dan Keberlanjutan Lingkungan
Farizon Auto dan ARISTA Group menunjukkan komitmen yang kuat terhadap inovasi dan keberlanjutan dalam industri otomotif. Inisiatif ini bukan hanya sekedar menghadirkan produk baru, tetapi juga mendukung transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih.
Dengan peluncuran Farizon SV, diharapkan dapat mengubah pola pikir masyarakat mengenai kendaraan niaga. Saat ini, semakin banyak pelaku usaha yang beralih ke opsi yang lebih ramah lingkungan sambil tetap memperhatikan efisiensi dan produktivitas.
Kolaborasi antara dua perusahaan ini juga mencerminkan semangat untuk membawa teknologi modern ke pasar Indonesia. Mereka berupaya untuk membuka jalan bagi lebih banyak inovasi dalam industri kendaraan bermotor di tanah air.
Berdasarkan tren global, kendaraan listrik akan terus menjadi pilihan utama di masa depan. Dengan memasuki segmen ini, Farizon akan berada di garis depan dalam memimpin perubahan tersebut.
Melalui investasi yang berkelanjutan dan penelitian yang mendalam, Farizon optimis dapat menghadirkan solusi yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia. Ini adalah langkah awal yang menarik menuju era baru dalam transportasi komersial.













