Sinar Mas Land telah mengambil langkah strategis untuk mendukung pengembangan wirausaha Indonesia melalui peluncuran program kolaborasi yang inovatif. Dengan dukungan dari Purwadhika Digital Technology School dan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT), inisiatif ini bertujuan untuk menghubungkan pelaku bisnis Indonesia dengan peluang di pasar global, khususnya di Tiongkok.
Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas wirausaha di Indonesia, tetapi juga menciptakan ekosistem yang memungkinkan kolaborasi lintas negara. Dengan adanya program ini, calon pengusaha akan mampu menjangkau rantai pasok dan pasar internasional, mengatasi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi.
Inisiatif program ini menjadi bagian dari strategi Sinar Mas Land untuk membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan. Melalui Digital Hub yang berlokasi di BSD City, mereka menjadikan tempat ini sebagai pusat inovasi dan peluang bagi para wirausaha.
Program ini tidak hanya sekadar pelatihan, tetapi juga sangat fokus pada implementasi praktis yang nyata. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara institusi terkait berlangsung pada tanggal 14 Januari 2026, menandai awal perjalanan program yang bertujuan untuk memberikan pengalaman internasional yang komprehensif bagi pengusaha Indonesia.
Digital Hub sebagai Pusat Kolaborasi dan Inovasi untuk Wirausaha
Digital Hub ditempatkan sebagai penggerak utama dalam menciptakan kolaborasi antar berbagai pihak. Dengan menawarkan fasilitas yang mendukung interaksi antara para pelaku usaha, institusi pendidikan, dan mitra internasional, tempat ini dirancang untuk mendorong inovasi.
Peran ini selaras dengan visi Digital Hub sebagai platform pertumbuhan yang didukung oleh komunitas. Mereka tidak hanya menyediakan ruang fisik, tetapi juga menciptakan peluang kolaborasi yang berdampak langsung bagi pengembangan bisnis di tingkat lokal dan global.
CEO Digital Tech Ecosystem & Development mengungkapkan komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem kewirausahaan yang dapat bersaing di pasar internasional. Dengan dukungan ini, diharapkan para pelaku usaha dapat menemukan cara untuk berkolaborasi secara global dan menciptakan dampak yang berarti.
Selain itu, Digital Hub juga bertujuan untuk membuka akses pasar internasional yang lebih luas bagi pengusaha. Ini merupakan langkah krusial dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah bisnis global, menciptakan sinergi yang saling menguntungkan antara berbagai pihak.
Melihat Tantangan dalam Akses Manufaktur dan OEM
Program ini dirancang untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha Indonesia, terutama dalam menciptakan konektivitas dengan pabrik di Tiongkok. Tantangan ini meliputi kesulitan dalam memahami sistem manufaktur yang ada, MOQ (minimum order quantity), serta isu mengenai kualitas dan legalitas produk.
Pelepasan program ini menjadi sarana bagi para peserta untuk mendapatkan pengetahuan teoritis dan praktis, serta akses ke jaringan industri yang lebih luas. Para pelaku usaha berkesempatan untuk bersinergi dengan produsen di Tiongkok dalam memproduksi dan memasarkan merek lokal ke Indonesia.
Melalui program ini, diharapkan para pelaku usaha bisa mendapatkan insight dan strategi yang berguna untuk menjangkau audiens yang lebih besar. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan hubungan yang terjalin dalam program agar wirausahawan lokal lebih siap bersaing di pasar luar negeri.
Program ini dijadwalkan resmi diluncurkan pada minggu kedua bulan Februari 2026, dengan pembukaan pendaftaran untuk peserta mulai minggu kedua bulan April 2026. Ini memberikan kesempatan bagi banyak calon wirausaha yang ingin memperluas jaringan dan keahlian mereka.
Integrasi Pendidikan dan Bisnis untuk Wirausaha yang Lebih Kuat
Pendidikan memainkan peran penting dalam kesuksesan program ini, memastikan bahwa para peserta mendapatkan pengalaman yang komprehensif. CEO Purwadhika Digital Technology School menekankan pentingnya memberikan pemahaman mendalam tentang proses bisnis, dari hulu hingga hilir.
Dengan fokus pada pengalaman nyata, program ini bertujuan untuk membantu para wirausaha Indonesia memahami cara kerja industri secara langsung. Hal ini diharapkan dapat memperkuat posisi mereka di pasar yang semakin kompetitif.
Direktur Departemen Perdagangan dan Promosi Investasi dari CCPIT Commercial Sub-council juga mengungkapkan pentingnya kolaborasi ini. Ia mengatakan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk membuka potensi besar wirausaha Indonesia ke pasar global.
CCPIT berkomitmen untuk membantu membuka akses ke jaringan pabrik dan pemasok di Tiongkok, sehingga terciptanya kerja sama bisnis berkelanjutan yang saling menguntungkan. Ini menunjukkan sinergi antara pendidikan dan praktik nyata di lapangan.
BSD City Menjadi Pusat Pendidikan Berkualitas Internasional
BSD City semakin diperkuat sebagai pusat pendidikan yang terkemuka secara global. Dengan dukungan inisiatif seperti ini, tempat ini tidak hanya menjadi lokasi tapi juga sebagai ekosistem terkait pendidikan, industri, dan kolaborasi internasional.
Purwadhika memainkan peran kunci dalam menghubungkan bakat dan peluang kewirausahaan melalui kolaborasi internasional. Inisiatif ini menciptakan peluang baru bagi talenta lokal untuk bersaing di pasar global.
Sinergi lintas sektor juga berkaitan erat dengan visi besar Sinar Mas Land dalam membangun kota yang berdaya saing tinggi. Dengan fokus pada kualitas pendidikan, diharapkan dapat membuka akses global bagi talenta dan pengusaha Indonesia.
Inisiatif ini memperkuat posisi BSD City sebagai pusat inovasi dan ekosistem bisnis yang saling mendukung. Semua ini bertujuan untuk memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di dunia.***













