Schneider Electric telah mencatatkan pencapaian yang signifikan dalam tahun 2025, dengan berhasil mempertahankan skor ESG tertinggi dari beberapa lembaga pemeringkat global. Dalam konteks saat ini, isu Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi salah satu parameter penting yang memandu keputusan investasi dan pemilihan mitra industri.
Perusahaan yang memperoleh skor rendah dalam aspek ini biasanya berisiko tinggi kehilangan akses terhadap sumber pembiayaan dan kontrak strategis. Dengan demikian, penting bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja ESG mereka sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
Schneider Electric dinilai unggul dalam aspek-aspek iklim, tata kelola, serta manajemen risiko. Konsistensi pencapaian ini menunjukkan bahwa perusahaan telah beradaptasi dengan baik terhadap regulasi yang semakin ketat terkait keberlanjutan.
Rekam jejak ESG yang baik bukan hanya penting bagi reputasi perusahaan, tetapi juga menjadi faktor krusial dalam daya saing jangka panjang. Terutama di sektor industri, hal ini memberi nilai tambah yang signifikan dalam menggapai tujuan bisnis yang lebih luas.
Prestasi Schneider Electric dalam Skor ESG Global Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Schneider Electric berhasil mencatat beberapa capaian penting yang mengesankan. Diantaranya adalah penilaian dari CDP Climate Change yang memberikan skor A (A-List 2025) dari lebih dari 23.000 perusahaan yang dinilai.
Selain itu, peringkat EcoVadis mencapai 87/100, yang mengategorikannya dalam kategori Platinum dan termasuk dalam 1% teratas dari sekitar 150.000 perusahaan. Pencapaian luar biasa ini menunjukkan dedikasi perusahaan dalam menjalankan praktek berkelanjutan.
Schneider Electric juga memperoleh skor AAA dari MSCI ESG Rating untuk 15 tahun berturut-turut. Pencapaian ini mencerminkan stabilitas dan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dalam operasional mereka.
Peringkat S&P Global CSA yang mencatatkan skor 85/100 menunjukkan posisi perusahaan yang kokoh, menempatkannya di peringkat kedua dalam industri. Hal ini menunjukkan pentingnya integrasi ESG dalam strategi bisnis.
Sustainalytics memberi Schneider Electric ESG Risk Rating sebesar 7,1, yang mencerminkan risiko yang sangat kecil, mengantarkan perusahaan ke peringkat 1 dari 301 perusahaan sejenis. Peringkat ini menjadi indikator kuat bagi investor tentang stabilitas perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar.
Dampak Positif Skor Tinggi ESG bagi Investor dan Klien
Bagi para investor, skor AAA dan kategori risiko “negligible” dari Schneider Electric menunjukkan prospek stabilitas yang solid dan pengelolaan risiko jangka panjang yang baik. Hal ini berpotensi menghasilkan biaya modal yang lebih kompetitif saat mencari investasi baru.
Bagi klien di sektor industri, rating ESG yang tinggi memberikan keyakinan bahwa solusi elektrifikasi dan otomasi yang diterapkan telah selaras dengan target dekarbonisasi global. Keberlanjutan menjadi fokus utama dalam memilih mitra bisnis saat ini.
Dengan tercapainya berbagai pemeringkatan yang baik, Schneider Electric memperoleh pengakuan lebih jauh dengan masuk dalam daftar Global 100 Most Sustainable Corporations. Ini adalah contoh nyata dari dampak positif yang dihasilkan dari upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh perusahaan.
Kesuksesan ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan investor, tetapi juga mengarah pada hubungan kemitraan yang lebih kuat dengan klien yang menghargai kepatuhan terhadap standar ESG. Investasi dalam keberlanjutan menjadi semakin relevan di pasar global saat ini.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, konsistensi dalam penilaian ESG menjadi pendorong utama bagi perusahaan untuk mencapai visi dan misi mereka yang lebih besar.
Komitmen Schneider Electric di Indonesia dalam Melejitkan Standar Keberlanjutan
Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, menjelaskan bahwa pencapaian ini mencerminkan pendekatan konsisten perusahaan dalam upaya keberlanjutan. Schneider Electric berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keberlanjutan kami.
Dia menambahkan, kerjasama erat dengan pemerintah, pelanggan, dan mitra adalah kunci untuk mendorong transformasi keberlanjutan yang lebih inklusif dan berdampak nyata. Ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan untuk berkontribusi pada perubahan positif.
Melalui program Schneider Sustainability Impact (SSI) 2021–2025, perusahaan menetapkan tujuan terukur di bidang iklim, sumber daya, kepercayaan, dan kesetaraan peluang. Rencana ini menunjukkan tekad perusahaan untuk menerapkan langkah-langkah nyata dalam mencapai tujuan keberlanjutan.
Untuk industri di Indonesia, pencapaian skor tinggi dalam ESG menjadi bagian dari agenda transisi energi nasional. Masyarakat industri kini lebih memahami pentingnya solusi yang efisien sambil tetap memenuhi standar ESG global yang ketat.
Standar pelaporan ESG yang terus berkembang menuntut perusahaan mitra untuk untuk memastikan bahwa implementasi dalam praktik bisnis mereka terlihat nyata. Dengan tekanan regulasi karbon yang semakin meningkat, kepatuhan terhadap ESG harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak.













